Skip to main content

Cara Mendidik Anak Yang Baik


Kali ini saya akan memberikan solusi bagia anda yang telah memiliki anak, bagi anda yang belum tahunih gimana cara mendidik anak yang benar gimana, jadi sekarang saya akan memberi tahu cara agar andak anda bisa didik agar lebih baik, silahkan simak artikel ini

Cara Mendidik Anak Kita Yang Baik :
  1. Baik ibu dan ayah harus kompak memilih pola asuh yang akan diterapkan kepada anak. Jangan plin-plan dan berubah-ubah agar anak tidak menjadi bingung. 
  2. Jadilah orangtua yang pantas diteladani anak dengan mencontohkan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai anak dipaksa melakukan hal baik yang orangtuanya tidak mau melakukannya. Anak nantinya akan menghormati dan menghargai orang tuanya sehingga setelah dewasa akan menyayangi orangtua dan anggota keluarga yang lain. 
  3. Sesuaikan pola asuh dengan situasi, kondisi, kemampuan dan kebutuhan anak. Polas asuh anak balita tentu akan berbeda dengan pola asuh anak remaja. Jangan mendidik anak dengan biaya yang tidak mampu ditalangi orangtuanya. Usahakan anak mudah paham dengan apa yang kita inginkan tanpa merasa ada paksaan, namun atas dasar kesadaran diri sendiri. 
  4. Kedisiplinan tetap harus diutamakan dalam membimbing anak sejak mulai kecil hingga dewasa agar anak dapat mandiri dan dihormati serta diharga masyarakat. Hal-hal kecil seperti bangun tidur tepat waktu, membantu pekerjaan rumah tangga orangtua, belajar dengan rajin, merupakan salah satu bentuk pengajaran kedisiplinan dan tanggungjawab pada anak. 
  5. Kedepankan dan tanamkan sejak dini agama dan moral yang baik pada anak agar kedepannya dapat menjadi orang yang saleh dan memiliki sikap dan perilaku yang baik dan agamis. Anak yang shaleh akan selalu mendoakan orangtua yang telah melahirkan dan membesarkannya walaupun orangtuanya telah meninggal dunia. 
  6. Komunikasi dilakukan secara terbuka dan menyenangkan dengan batasan-batasan tertentu agar anak terbiasa terbuka pada orangtua ketika ada hal yang ingin disampaikan atau hal yang mengganggu pikirannya. Jika marah sebaiknya orangtua menggunakan ungkapan yang baik dan tidak langsung yang dapat dipahami anak agar anak tidak lantas menjadi tertutup dan menganggap orangtua tidak menyenangkan. 
  7. Hindari tindakan negatif pada anak seperti memarahi anak tanpa sebab, menyuruh anak seenaknya seperti pembantu tanpa batas, menjatuhkan mental anak, merokok, malas beribadah, menbodoh-bodohi anak, sering berbohong pada anak, membawa pulang stres dari kantor, memberi makan dari uang haram pada anak, enggan mengurus anak, terlalu sibuk dengan pekerjaan dan lain sebagainya.

Mendidik Anak Sesuai Umur atau Usia
  • 0-4tahun : didiklah dia untuk mengenal hal2 yang kecil, seperti bagaimana berbuat baik cnth mengucapkan terimakasih, dan usahakan untuk belajar bahasa asing mulai sekarang(klau dh gede susah ngapalnya) 
  • 5-10tahun  : ajarilah dia utk lbh mengenal dunia luar, dan yg paling penting tanamkanlah pendidikan agama sejak dini sebab itu akan menentukan bagaimana kepribadiannya, dan usahakan agar anda juga sedikit tegas apabila anak anda melakulan suatu kesalahan/sesuatu yg kurang benar 
  • 11-14tahun : ajarilah dia untuk mandiri(cnth cuci baju, nyapu dll) dan merupakan masa2 yang sangat rentan terhadap kepribadiannya, karena pengaruh dunia luar. . . . Jadi usahakan semaxsimal mungkin utk menamamkan sifat2 disiplin dan bagaimana caranya bersikap baik thd orng lain. 
  • 15-18tahun : pada masa2 seperti ini lbh baik anda berikankebebasan bagi anak anda(cnth membeli barang pribadi), agar anak anda dapat berkembang sesuai dng dengan yang diinginkannya dan memiliki kepribadian yg kuat, namun jngan lupa untuk terus memantaunya 
sebagai tambahan usahakan agar anda lebih tegas dan jangan manjakan anak anda, sabab dapat menimbulkan sifat som*ong bagi anak anda.

Cara mendidik anak yang baik adalah memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, orang tua harus bertingkah laku yang baik terutama dihadapan anak, Ajak serta anak dalam kegiatan keagamaan dan memberi contoh dengan menjalankan perintah agama, jangan hanya memerintahkan kepada anak misalnya untuk sholat sedangkan kita sendiri tidak melaksanakannya. 

Perlakukan anak dengan sewajarnya jangan berlebihan, dikala anak berprestasi berilah pujian yang wajar dan mungkin sedikit hadiah/reward tetapi jangan dijadikan kebiasaan, nanti motivasi anak bisa berubah. Tetapi kebetulan anak bersalah, jangan memarahi terlampau keras, tegur secara wajar dan berilah pengertian kepada anak dengan memberikan pemahaman bahwa sikapnya salah dan apa akibat dari perbuatannya yang akan merugikan dirinya sendiri maupun orang lain. 

Dalam pendidikan formal, carilah sekolah yang tidak terlalu jauh, dapat dijangkau dengan mudah tetapi dengan kualitas yang bagus baik sarana/prasarana maupun lingkungannya. Tidak perlu memberikan target apapun terhadap anak dari sekolah, biarkan dia berkembang sesuai dengan kemampuannya tetapi tetap diperhatikan agar sianak bisa mengikuti tahap pembelajarannya.

Udah taukan ?, jika anda memiliki pertanyaan atau memiliki cara lain mendidik anak silahkan anda berkomentar di bawah, trimakasih
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar